TABRAK MATI OAP, SATU TRUK DIBAKAR

Korban lakalantas yang melibatkan truck dan sepeda motor, dibawa ke Rumah Sakit Nabire. (Foto : ag)

PORTAL-3.COM ,  Telah terjadj Insiden Kecelakaan yang mengakibatkan 1 Orang Asli Papua (0AP) meninggal dunia di tempat dan berujung pembacokan terhadap salah satu pegawai PT Dewa Krisna dan satu truck dibakar.

Diperoleh keterangan, Senin tanggal 9 Juni 2025 pukul 10.25 WIT, bertempat di Jalan Kali Mati, Kampung Wanggar Makmur, Distrik Wangga, Kab. Nabire, telah terjadi Insiden Kecelakaan yang mengakibatkan  satu Orang Asli Papua (OAP) meninggal dunia di tempat dan berujung pembacokan terhadap salah satu pegawai PT. Dewa Krisna, dimana untuk korban kecelakaan meninggal dunia dan untuk korban pembacokan saat ini masih berada di RSUD Kab. Nabire.

Dijelaskan oleh sumber terpercaya, kronologis atas kejadian ini, pada pukul 10.25 WIT, bertempat di Kali Mati, Distrik Wanggar, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah terjadi kecelakaan Truck Mobil Milik PT. Dewa Kresna yang menabrak 1 Orang Asli Papua (OAP) yang mengakibatkan meninggal dunia selanjutnya sopir tersebut melarikan diri.

Pada pukul 10.33 WIT, Masyarakat Orang Asli Papua (OAP) yang melihat kejadian tersebut melakukan Pemalangan Jalan dan membakar Truck PT. Dewa Kresna. sepanjutnya pada pukul 11.12 WIT, Masyarakat Orang Asli Papua (OAP) melakukan penyerangan di Mess PT. Dewa Kresna untuk mencari supir Truk tersebut dan melakukan penganiayaan terhadap Ikhsan, salah seorang karyawan perusahaan.

Truck yang tabrak pelajar, berakibat korban meninggal dunia di tempat, dibakar massa. (Foto : ag)

Tak berselang lama, 1 SST Polres Nabire tiba di TKP kecelakaan selanjutnya melaksanakan pengamanan dan berhasil memadamkan api yang membakar Truck PT. Dewa Kresna.

Dalam perkembamgannya, pukul 12.45 WIT, Ikhsan tiba di RSUD Nabire dengan menggunakan mobil Hilux Milik PT. Dewa Kresna selanjutnya dilakukan penanganan medis oleh dr. Alfian Bahari, Dokter Jaga RSUD Nabire.

Dari pihak Kepolsian Nabire, diperoleh identitas korban Kecelakaan yang meninggal dunia di tempat kejadian , Marselino Kotouki, Umur : 15 Tahun, Suku : Mee, Alamat  Kampung Kaladiri 2, Kecamatan Wanggar Makmur, Distrik Wanggar, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah..

Sementara itu, korban yang mengalami luka, Agus Kayame, Umur : 17 Tahun, Suku  Mee,  beralamat : Kampung Kaladiri 2, Kecamatan Wanggar Makmur, Distrik Wanggar, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah. Dan Korban Pembacokan bernama Ikhsan, Umur 24 Tahun, Karyawan PT. Dewa Kresna.

Dari Kesaksian masyarakat di lapangan, diperoleh keterangan,  pada saat terjadinya kecelakaan tersebut, Truck milik PT Dewa Kresna melaju dengan kecepatan tinggi di jalan raya. Pada saat yang bersamaan, sepeda motor Honda Revo, yang dikendarai oleh Marselino Kotouki dan Agus Kayame juga melaju dengan kecepatan tinggi dari arah berlawanan. “Karena kedua kendaraan tersebut bergerak dengan kecepatan tinggi dan tidak dapat menghindar, akhirnya saling bertabrakan dengan Truck PT Dewa Kresna dengan keras” jelas saksi mata.

Karena setelah insiden tabrakan terjadi, supir Truck PT Dewa Kresna tidak bertanggung jawab dan langsung melarikan diri dari lokasi kejadian. Hingga saat ini, pihak kepolisian dari Polres Nabire masih terus melakukan proses penyelidikan lebih lanjut terkait kejadian tersebut, termasuk upaya pencarian terhadap supir Truck PT Dewa Kresna yang melarikan diri, guna memastikan pertanggungjawaban hukum atas insiden kecelakaan lalu lintas tersebut. >>> (ag/jh/HS)