AKIBAT UNJUK RASA MAHASISWA, BISNIS HIBURAN TERDAMPAK

PORTAL-3.COM : Banyak orang terpaksa terhenti penghasilannya, akibat tak langsung dari adanya unjuk rasa yang diinisasi oleh mahasiswa berdampak anarkis di Jepara, Jawa Tengah. “Karena adanya unjuk rasa anarkis di jepara beberapa waktu lalu, sehingga ijin keramaian saat ini tidak dikeluarkan oleh Polisi sebagaimana kebijakan Forkopinda Jepara” ujar azis salah seorang pekerja seni dangdut Jepara.
Ditambahkan dengan tidak dikeluarkan ijin keramaian atas hiburan musik dangdut di Jepara sebagai kebijakan forkopinda Jepara saat ini, dampaknya sangat luas. Pekerja seni baik pemusik, penyanyi, pembawa acara juga kabel-man, lighting-operator, persewaan sound system dan panggung juga pedagang makanan, semua terdampak tidak dapat job. “Itu artinya sumber penghasilan terhenti dan tidak ada pemasukan, sementara pengeluaran untuk kebutuhan keluarga dan anak sekolah harus tetap tercukupi” tambah Agus, pemilik persewaan sound system.

Ini jelas sangat mengganggu kehidupan insan seni hihuran di Jepara, tambah Rudi. “Karena ide sebagian kecil mahasiswa, melakukan unjuk rasa, dampaknya sangat luas bagi orang banyak”, tegas Hadi,
Kami sangat mengecam pelaku tindak anarkis, yang merusak, membakar dan menjarah Gedung DPRD Jepara. “Kalau memang punya ide, saran bahkan protes sekalipun kan bisa disampaikan dengan santun, disalurkan dengan baik”, tambah Roni salah seorang pekerja seni, berkomentar. Sehingga, lanjutnya, Mahasiswa yang melakukan unjuk rasa mesti bertanggungjawab dengan apa yang mereka perbuat dan kami mendukung upaya Polisi untuk mencari dan mengungkap pelaku tindak anarkis.>>> (sis/HS)






