DIDUGA “KONGKALIKONG” KEPALA SDN 3 KELING JEPARA, AJUKAN PPPK-PW TAK PERNAH HADIR

Kepala SDN 3 Keling Jepara diduga lakukan manipulasi data untuk pengangkatan PPPK-PW, dimana salah seorang yang tidak pernah hadir di sekolah sejak tahun 2019, namun awal tahun 2026 ini diangkat sebagai Pegawai Paruh Waktu. (Foto : istimewa)

PORTAL-3.COM ; Diduga lakukan “kongkalingkong” Kepala SDN 3 Keling Kecamatan Keling Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, usulkan PPPK-PW (Pegawai Pemerintah Perjanjian Kontrak-Paruh Waktu), sementara yang bersangkutan sejak tahun 2019 tidak pernah hadir sama sekali sebagai operator sekolah, namun diusulkan dan telah mendapatkan SK pengangkatan sebagai PPPK-PW. “Hal tersebut, jelas mencederai semangat keadilan dan keterbukaan” ujar pemuka masyarakat setempat.

Diperoleh keterangan, PPPK-PW yang diusulkan dan telah diangkat itu,  tidak pernah aktif secara fisik selama 2 (dua) tahun berturut-turut dan tidak pernah melakukan presensi kehadiran, namun diusulkan oleh Kepala SDN 3 Keling dan saat ini telah diangkat PPPK-PW yakni bernama Yassar Ashari. “Secara aturan, sangat tidak mungkin seseorang tanpa pernah hadir di sekolah, namun diusulkan dan diangkat sebagai PPPK-PW, sehingga perlu untuk ditinjau kembali”, ujar sumber terpercaya.

Ditambahkan, di SD Negeri yang berlokasi tidak jauh dari Kantor Satkor Dikpora Kecamatan Keling Jepara ini, kepengurusan Komite Sekolah, saat sekarang dijabat oleh pemuka masyarakat setempat bernama H. Riyono, dimana setidaknya 4 (empat)  Pegawai Sekolah diantaranya adalah anak dan keluarga dari Ketua Komite SD tersebut, baik sebagai guru maupun sebagai operator sekolah.

Dari kenyataaan tersebut, salah seorang diantaranya anak Ketua Komite SD, yakni Rizal Wirayana, yang bertindak sebagai operator sekolah, diduga banyak tahu atau setidaknya mengerti sepak terjang sehingga terjadi sinyalemen penyimpangan dan penyalahgunaan wewenang dalam proses pengusulan dan pengangkatan PPPK-Paruh Waktu, sebagai tenaga operator sekolah SDN 3 Keling Jepara. “Hal tersebut telah diketahui oleh  masyarakat luas, ada pegawai yang tidak pernah datang ke Sekolah SDN 3 Keling, tapi diangkat jadi Pegawai Paruh Waktu” ujar sumber terpercaya.

Dari sumber lain diperoleh keterangan, pengangkatan PPPK-PW atas nama Yassar Ashari ini, kendati sama sekali yang bersanglutan tidak pernah hadir di sekolah sejak tahun 2019, namun tiap bulan selalu menerima transfer honor sebagai operator sekolah dari dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) . Walau, tambahnya,  ada kemungkinan dana BOS tersebut telah dikembalikan ke sekolah. “Dari kenyataan tersebut, ada dugaan adanya manipulasi data untuk meloloskan pegawai yang tidak pernah hadir di sekolah, namun diusulkan sebagai PPPK-PW, dilakukan oleh pihak Kepala Sekolah”, ujarnya.

Kepala SD N 3 Keling, Kecamatan Keling Jepara Jawa Tengah, Tri Wahyudi Fahruddin Jamil, S.Pd.SD, saat hendak diminta konfirmasinya atas permasalahan pengangkatan pegawai PPPK-PW yang tidak pernah hadir di sekolah sejak tahun 2019 ini, sedang tidak berada di tempat.

Saat sekarang tengah dilakukan penelusuran mendalam terhadap peristiwa ini, atas dugaan adanya tindak KKN atau penyalahgunaan wewenang dan penyimpangan lainnya yang berpotensi terjadinya pelanggaran hukum, dalam peoses pengusulan pengangkatan PPPK-PW, yang diduga dilakukan oleh Kepala Sekolah di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah ini>>>>(rep 07/rep 016/HS)