EKONOMI dan PARIWISATA PERLU DITANGANI DENGAN PENDEKATAN BUDAYA dan KEARIFAN LOKAL

PORTAL-3.Com ; Sektor ekonomi dan pariwisata, perlu dikelola dan ditangani dengan pendekatan budaya dan kearifan lokal. Hal tersebut diperlukan, ujar KGPH Ratu Gajah Oya, karena sektor ekonomi dan pariwisara sangat erat kaitannya dengan kebiasaan, budaya dan etos kerja masyarakat sebagai sub sistem dari kearifan lokal yang tumbuh dan berkembang di tengah-tengah masyarakat.

Apabila sektor ekonomi dan pariwisata dikelola dengan cara yang bertentangan dengan budaya dan kearifan lokal, dikhawatirkan tujuan yang hendak dicapai justru akan sia-sia.

Dalam.kajian yang akan disampaikan dalam.seminar nasional, yang akan dilaksanakan 26 Juni 2025 di Blitar, Jawa Timur tersebut, KGPH Ratu Gajah Oya, menyodorkan pemikiran untuk meningkatkan peran dan daya dukung UMKM, sehingga menjadi motor penggerak ekonomi mikro yang pada gilirannya dapat mewarnai dan mampu memberikan daya dorong dan daya ungkit bagi pembangunan ekonomi nasional.

Dijelaskan juga, strategi dan langkah nyata yang mesti dilakukan oleh komunitas Usaha Kecil, Mikro dan Menengah dalam mengelola usahanya, sehingga mampu bersinergi dan saling melengkapi dengan pelaku usaha lainnya, untuk bersama sama membangan ekonomi yang tangguh, guna kemajuan bangsa.

Melalui upaya nyata yang dilakukan oleh UMKM dalam bentuk optimalisasi peran dan distribusi market, diharapkan efek ganda ekonomi sebagai komponen yang punya andil dalam peningkatan kapasitas dan kapabilutas perekonomian juga secara langsung berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Diharapkan melalui seminar nasional ini nantinya, akan mampu membuka wacana dan wawasan bagi pelaku ekonomi untuk secara bersama dan bersinergi serta saling nenguatkan yang pada gilirannya, mampu memberikan sumbangsih bagi stabilitas dan penguatan ekonomi nasional. >>>(HS)