17 September 2026

NGUMPULKE BALUNG PISAH. JADI PRINSIP PAGUYUBAN TRAH WAYAH KI AGENG SELO

 

PORTAL-3, Telah berdiri perkumpulan dalam bentuk paguyuban dari trah dan keturunan Ki Ageng Selo, tokoh legendaris di era awal syiar Islam masa Wali Sanga, di Nusantara. Paguyuban yang dimotori oleh Ki Ariya Wira Sentana Adiningrat Al Djawi  sebagai Pengageng Pamerti Budaya Catur Sagatra Mataram, Pemangku Paguyuban Trah Wayah Ki Ageng Selo, ini mengedepankan adanya Prinsip dan Visi Misi paguyuban yang diarahkan jadi alat pemersatu kekerabatan antar anggota.

Prinsip tersebut, dituangkan diantaranya , “Ngumpulke Balung Pisah”*, ujar Ki Ariya dengan menjalin persaudaraan seluas-luasnya baik garis nasab maupun garis sanad ke ilmuan di seluruh Dunia tanpa membedakan garis keturunan raja ataupun garis keturunan rakyat biasa, semua kita rangkul dalam ikatan keluarga.

Juga prinsip “Mikul Duwur Mendem Jero”, dengan harapan tidak membahas atau membicarakan dan membagikan cerita tentang persoalan persoalan leluhur dimasa lalu seperti perebutan kekuasaan, dll. Prinsip semua leluhur kita junjung tinggi, kita doakan dan kita Mulyakan tanpa kecuali.

Disamping itu, prinsip “Kumpul Gawe Manfaat Lan Keberkahan”, dengan tujuan, tandas ketua Paguyuban, berhimpun dalam persaudaraan ini hanya murni untuk menebar manfaat dan menciptakan keberkahan yang semoga mendatangkan pahala kebaikan bagi semua leluhur kita maupun bagi keluarga kita masing masing. “Kita tidak punya kepentingan politik, tidak ada kepentingan kekuasaan. Perjuangan kita murni untuk memulyakan dan menjaga Marwah leluhur dan memperjuangkan kehidupan keluarga kita bersama-sama”, tegasnya. >>>(sis/HS)