16 September 2026

Pengembangan Produk Olahan Berbasis Green Caviar (Latoh), sebagai Upaya Peningkatan Nilai Tambah Potensi Lokal Desa Sekuro-Jepara

Upaya nyata, Team KKN UNS di desa Sekuro Jepara, berdayakan potensi desa. (Foto : ist)

PORTAL-3, Potensi pangan lokal menjadi salah satu hal yang dapat dikembangkan untuk menghasilkan produk olahan yang lebih beragam. Salah satunya adalah green caviar atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai latoh.

Melihat potensi tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) Desa Sekuro, Mlonggo Jepara, Jateng telah mengadakan kegiatan pengembangan produk olahan berbasis latoh bersama ibu-ibu PKK Desa Sekuro, Jepara.

Kegiatan yang dilaksanakan awal Agustus 2026 ini, dilakukan dalam bentuk demonstrasi dan praktik pembuatan nugget berbahan dasar latoh. Pemilihan nugget sebagai produk olahan diharapkan dapat memberikan alternatif cara mengonsumsi latoh yang lebih menarik dan berbeda dari olahan yang selama ini dikenal masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN terlebih dahulu memperkenalkan bahan-bahan serta tahapan pembuatan nugget. Salah satu keunikan dari produk yang diperkenalkan adalah nugget latoh dibuat tanpa tambahan garam. Rasa asin yang terdapat pada nugget berasal dari rasa alami latoh, sehingga tidak diperlukan penambahan garam dalam proses pembuatannya. Hal ini menjadi salah satu keunggulan produk karena cita rasa khas latoh tetap dapat dipertahankan melalui pengolahan yang sederhana.

Team KKN UNS, bersinergi dengan PKK Desa Sekuro, berdayakan potensi lokal. (Foto : ist)

Selain berasal dari latoh, nugget ini juga menggunakan daging ayam sebagai salah satu bahan utama. Ayam merupakan sumber protein, sehingga perpaduan latoh dan ayam membuat produk ini memiliki kandungan gizi yang beragam. Latoh juga mengandung serat serta berbagai mineral, sehingga pengolahannya menjadi nugget dapat menjadi salah satu cara untuk menghadirkan pangan lokal dalam bentuk yang lebih familiar dan mudah diterima.

Penggunaan bahan-bahan yang sederhana dan proses pembuatan secara homemade juga menjadi salah satu nilai dari produk ini. Nugget dapat dibuat sendiri di rumah dengan bahan yang dapat diketahui dan disesuaikan oleh keluarga. Hal tersebut membuat nugget latoh berpotensi menjadi alternatif olahan rumahan untuk anak, terutama sebagai pilihan makanan yang lebih beragam dengan memanfaatkan bahan pangan lokal.

Senirgitas Team KKN UNS desa Sekuro, sangat dirasakan manfaatnya (fito : ist)

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan praktik bersama ibu-ibu PKK, mulai dari proses menyiapkan bahan, mencampurkan adonan, hingga membentuk adonan nugget. Peserta dapat mengikuti secara langsung setiap tahapan sehingga nantinya dapat mencoba kembali proses pembuatan secara mandiri di rumah.

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pembuatan produk, tetapi juga menjadi upaya untuk melihat potensi latoh agar dapat memiliki nilai tambah ketika diolah menjadi produk pangan yang lebih beragam. Inovasi nugget latoh memperlihatkan bahwa bahan pangan lokal dapat dikembangkan menjadi produk yang lebih familiar, sekaligus tetap mempertahankan karakteristik alami dari bahan utamanya.

Melalui serangkaian penelitian, Mahasiswa KKN UNS, temukan potensi alam yang bisa dikembangkan warga masyarakat, untuk topang ekonomi pedesaan. (Foto : ist)

Melalui pengenalan inovasi sederhana ini, masyarakat diharapkan memiliki tambahan ide dalam memanfaatkan bahan pangan lokal yang tersedia di lingkungan sekitar. Selain dapat menjadi alternatif olahan untuk konsumsi keluarga, produk berbasis latoh juga memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi produk yang bernilai ekonomi.

Mahasiswa KKN UNS Desa Sekuro-Jepara, berharap kegiatan ini dapat menjadi salah satu langkah awal dalam mengembangkan potensi latoh yang ada di Desa Sekuro, Jepara.

Dengan adanya inovasi pengolahan dan keterampilan yang diperoleh, produk berbasis latoh diharapkan dapat terus dikembangkan menjadi olahan yang menarik, bergizi, dan memiliki peluang untuk dimanfaatkan maupun dikembangkan oleh masyarakat Desa Sekuro, Jepara.. >>>(team KKN UNS-Sekuro/HS)