16 September 2026

Indonesia Downhill Ternadi Kudus Batal,Diduga Kades Tak Beri Ijin.

PORTAL-3– Jadwal penyelenggaraan 76 Ultimate Downhill Series 2 di Sirkuit Bike Park Ternadi, Kecamatan Dawe, Kudus Jateng, yang dijadwalkan berlangsung pada 21-23 Agustus 2026, mendadak batal. Pembatalan tersebut menjadi perhatian lantaran ajang balap sepeda downhill itu selama ini menjadi salah satu event olahraga yang rutin digelar di kawasan Ternadi.

Kabar pembatalan secara resmi muncul melalui akun Instagram Indonesia Downhill. Dalam pengumumannya, penyelenggara menyatakan gelaran di Ternadi ditunda sampai ada pemberitahuan lebih lanjut.

Sementara itu, agenda yang sebelumnya direncanakan sebagai Series 3 di Arjuno Park pada 16-18 Oktober 2026, kini ditetapkan menjadi Series 2. “Adapun lokasi dan jadwal untuk Series 3 berikutnya masih menunggu pengumuman dari penyelenggara” ungkap pemerhati olahraga sepeda ini.

Pembatalan Indonesia Downhill di Ternadi Kudus tersebut memunculkan beragam spekulasi di tengah masyarakat.  Salah satu kabar yang beredar menyebutkan adanya persoalan perizinan di tingkat desa. “Bahkan, muncul rumor bahwa pemerintah desa meminta kompensasi dalam jumlah besar untuk pelaksanaan event tersebut” ujar sumber lain.

Namun, informasi mengenai permintaan kompensasi biaya cukup tinggi tersebut, hingga kini belum mendapatkan konfirmasi resmi dari pihak terkait.

Kabar itu pun memantik reaksi warganet yang mempertanyakan alasan di balik batalnya event tersebut.

Pembatalan ini, menurut pemerhati olah raga, cukup disayangkan mengingat Sirkuit Ternadi Kudus telah dikenal sebagai salah satu lintasan downhill yang rutin menjadi lokasi kompetisi nasional. Event tersebut juga dinilai memiliki potensi mendukung pengembangan sport tourism atau wisata olahraga di Kabupaten Kudus sebagaimana digaungkan Bupati Kudus Sam’ani Intakoris.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kudus Eko Djumartono, dalam keterangannya mengaku baru menerima informasi mengenai pembatalan tersebut pada Kamis (13/8/2026) siang. “Setelah mendapatkan informasi itu, Pemkab Kudus langsung meminta Camat Dawe melakukan koordinasi dengan Kepala Desa Ternadi untuk mengetahui persoalan yang sebenarnya terjadi” ujar Sekda Kabupaten Kudus.

Ditambahkan, begitu ada info tersebut, Camat Dawe telah diminta untuk langsung berkoordinasi dengan Kepala Desa Ternadi untuk proses klarifikasi, tandas Eko.

Meski demikian, Eko belum membeberkan hasil komunikasi antara camat dan kepala desa. “Pemkab Kudus akan memanggil pihak-pihak terkait untuk mendapatkan penjelasan secara utuh” ujar Srkda Eko..

Pemkab Kudus juga membuka kemungkinan agar event downhill tersebut tetap dapat berlangsung di Ternadi melalui penjadwalan ulang.

Menurut Eko, pihaknya akan melakukan komunikasi dengan Djarum untuk membahas kemungkinan pelaksanaan kembali ajang downhill tersebut. “Kami akan koordinasi dengan Djarum mengenai kemungkinan event Downhill Ternadi dijadwalkan ulang,” jelasnya.

Eko juga berharap kepada penyelenggara even baik Downhill atau even lainnya untuk bisa berkoordinasi dengan Pemkab Kudus sehingga bisa membantu jika terjadi kendala di lapangan. Apalagi, Bupati Sam’ani telah mencanangkan semangat sport tourism di Kabupaten Kudus.

Ketika ditanya mengenai rumor bahwa pemerintah desa Ternadi meminta kompensasi berupa yanf dalam jumlah besar untuk penyelenggaraan 76 Ultimate Downhill Series 2 Ternadi, Eko memilih tidak memberikan komentar, demikian halnya Pihak Desa Ternadi juga belum berhasil diminta tanggapannya.

Pembatalan sementara ini menjadi perhatian tersendiri karena event downhill bukan hanya berkaitan dengan olahraga, tetapi juga berpotensi menggerakkan sektor pariwisata, UMKM, akomodasi, kuliner, serta aktivitas ekonomi masyarakat sekitar. (KBU/HS)