REKAYASA ABSENSI PEGAWAI, JADI PERHATIAN BK-PSDMD KABUPATEN JEPARA

Aparatur Sioil Negara, perlu pembinaan disiplin dan etos kerja secara berkelanjutan. (Foto : istimewa/sis)

PORTAL-3;  Maraknya kecenderungan yang dilakukan sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Jepara, Jateng, yang diduga melakukan rekayasa absensi elektronik, menjadi perhatian serius Badan Kepawawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BK-PSDMD) Kabupaten Jepara.

Hal tersebut dilakukan, setelah pihak BK-PSDMD Kabupaten Jepara, Jateng melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejunlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan sekolah, belum lama.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Jepara, Ary Bachtian, menyambut baik dan berencana untuk mengembangkan pola pembinaan pegawai dengan lebih baik. “Saya setuju apa yang telah dilakukan Kepala BK-PSDMD Jepara dan akan mengembangkan pola pembinaan pegawai dengan cara-cara yang lebih progresif sesuai dengan tatanan dan tuntutan keadaan” ujarnya, lewat saluran telepon.

Namun demikian, tambahnya, upaya pembinaan pegawai akan menjadi upaya yang diutamakan daripada pemberian sanksi kepegawaian, kecuali tindakan pelanggaran semacam dilakukan sscara berulang kali

Diperoleh keterangan, dari sumber terpercaya, kecenderungan melakukan rekayasa absensi elektronok ini dilakukan oleh sejumlah ASN dengan cara melakukan rekayasa program pada handphone pegawai, seolah-olah masih berada di tempat kerja, tapi sebenarnya sudah berada di tempat lain. “Bahkan ada pegawai selama satu minggu, tidak masuk kerja tapi absensinya, selalu hadir dan pulang dengan tepat waktu, karena HP ditinggal di kantor dan absensi dilakukan oleh pegawai lain” ujarnya.>>>(sis/HS)